Author Archives: dailydewi

Tentang Nama Baik

Seorang teman berkata, “Gue mau resign, tapi gue ingin membuatnya dramatis. Gue akan setting meeting, trus adu argumen dan BLAR gue pergi.” Saya hanya senyum mendengarnya, lalu saya katakan, “Kenapa harus kayak gitu? Gak bisa ya baik baik aja?”. Lalu dia bercerita panjang lebar soal alasan kenapa dia ingin membuatnya sedramatis mungkin.

Buat saya, nama baik itu adalah soal integritas dan track record di kehidupan dan tempat kerja. Bukan gaya saya meninggalkan tempat kerja sebelumnya dengan meninggalkan cerita buruk yang akan diingat semua orang dalam jangka waktu lama. Saya datang baik baik, saya juga akan meninggalkannya dengan cara yang baik pula. Sebelum resign, saya memotivasi diri saya untuk memberikan yang terbaik untuk perusahaan semampu saya.

Bukan piagam atau piala tujuan saya. Nama baik adalah soal perilaku dan cara kita bersosialisasi dengan keluarga, sahabat, rekan kerja, klien dan bos. Walau awalnya saya juga sulit mengendalikan emosi, tapi kemudian saya belajar dan mengubah diri saya menjadi sedikit lebih baik. Menurut saya, prestasi kerja itu penting sementara integritas dan nama baik itu lebih penting.

Bahagia rasanya saat mendengar orang lain berkata :
“Wi, kalo gak sama lo, gue gak mau ah kerjasama lagi ama mereka kayak event sebelumnya.”
“Cuman lo wi yang bisa kayak gitu..”
“Gila lo ya Wi, keluar kerja banyak yang nawarin gitu, tinggal milih aja..”
“Sepeninggalan lo nih Wi, berantakan di sini..”
dan lain lain..

I believe it’s earned, not given.

Malam Minggu

Hei, ini malam minggu? Kok ga berasa malam minggu ya?

 
Hari ini saya berkutat dengan banyaknya hal yang harus diselesaikan. Laporan, materi website, meeting dan yang paling penting, membersihkan dan memberi makan ikan ikan tercinta di akuarium virtual saya. Saya tak sabar menunggu satu jenis ikan lagi menjadi dewasa agar bisa saya kawinkan,lalu saya dapat ekstra poin 1000, naik level dan saya bisa beli ikan jenis baru lainnya. Hurrayy!! Can’t hardly wait!!

Ini malam minggu ya? Ketika saya pulang kosan sepi. Semua lampu kamar mati.

Malam ini saya berencana untuk membuat tulisan sebanyak-banyaknya. Killing time, mengasah kemampuan menulis dan tentu saja, jomblo. Banyak ide muncul di kepala saya. Apalagi tadi sore sebelum saya pulang, saya sempat mengobrol dengan sahabat. Saya langsung kepingin cepat pulang dan menuangkan obrolan dengan sahabat saya itu tadi kedalam tulisan.

Sepertinya ini memang malam minggu. Status di facebook hampir semuanya membicarakan laga Persib vs Persebaya, yang jadwal pertandingannya memang dihari Sabtu.

Malam ini saya kelaparan. Tapi saya malas keluar mencari makanan. Ternyata menulis itu butuh kalori yang tinggi, hampir setara dengan abang beca dan abang kuli bangunan. Ahhaa, saya baru ingat, saya punya rice cooker baru! Sebaiknya saya masak nasi. Lauknya masih tetap sambal goreng udang kering yang saya beli seminggu lalu. Harus mau. Karena uang di dompet tersisa hanya 50 ribu.

Malam ini tak terasa sebagai malam minggu. Tapi saya merasa ini memang hari Sabtu, karena ekor mata saya melihat tumpukan cucian di sudut pintu.

Besok hari Minggu. Itu yang penting.

Ciledug, 23 Januari 2010
20.49 WIB

#latepost #facebook #notes