Category Archives: My Journey

All about my journey, traveling, trip and my adventure all around the world!

Dua Hari, Empat Kota, Tiga Propinsi

Tanggal 9 – 10 Maret yang lalu adalah dua hari yang melelahkan. Saya dan Mba Mila (partner kerja) mesti bolak balik Tangerang – Jakarta – Bogor – Cianjur – Taman Nasional Gunung Gede Pangrango dalam dua hari berturut-turut untuk kerja. But, it was fun anyway!

*Photos courtesy of Mila and her Blackberry device

sarapan hari 1, mie rebus
sarapan hari 2, bubur ayam cakwe
villa Taman Cibodas
suasana syuting
Baju La Perle dipakai oleh Henidar Amroe
syuting diselimuti kabut
this is us at Puncak Pass!

Syuting film itu ternyata nampak melelahkan sekali. Tapi sepertinya sebanding dengan pendapatan yang akan mereka terima ya? What do you think?

Traveling : Situ Patengan

Sabtu – Minggu kemarin, saya dan teman – teman jalan jalan ke Situ Patengan dan menginap semalam di sana. Oh my, terakhir saya ke sana waktu kelas 6 SD! Saya udah lupa gimana suasananya. Udara dingin sih udah jelas ya, secara di dataran tinggi, tapi gak sedingin Ngadas – Bromo.
Rute kita kemarin : Leuwi Panjang – Kopo – Soreang – Ciwidey – Situ Patengan – Ciwidey – Perkebunan Teh Gambung – Situ Cileunca – Pangalengan – Banjaran – bercabang ke Moh. Toha dan Buah Batu. It was fun! Formasi lengkap Rong Genk yang bikin seru!
Just enjoy the picture. Nantikan expedisi kami berikutnya! 🙂
rong genk

landrover 



mirror has two face
kue jenong
beli permen karamel

XOXO

Traveling : Malang, Taman Nasional Bromo-Tengger-Semeru (Tamat)

………

1 Januari 2011

Jam 4 subuh, kami terbangun karena ketukan pintu Bu Mulyadi. Kami memang tetap minta dibangunkan meskipun kami tau, tipis kemungkinan untuk dapat melihat sunrise akibat hujan deras semalaman. Bu Mulyadi bilang, Bapak dan Mas Dani tetap akan mengantar jika kami memutuskan untuk pergi.

Saya membangunkan teman-teman yang lain, voting. Kebanyakan menyatakan terserah. Hey, it’s not an answer, dude! Beberapa mengatakan mau tapi kembali tidur 😀 . Setelah banyak berdiskusi dengan Keluarga Mulyadi, akhirnya kami memutuskan untuk berangkat. Kami tau, kabut sangat tebal di luar sana. Tapi, buat apa bawa jaket tebal jika tidak dipergunakan? *gaknyambung*

Perjalanan sedikit mengerikan. Jarak pandang kurang dari 5 meter. Sisi kanan dan kiri kami jurang. Tapi tetap semangat, di Jakarta gak ada kabut setebal ini lho!

  
  papasan dengan truk di jalan sempit

kabut dipagi hari
  
        kabut pagi di Ngadas
it’s me! 🙂

loncat loncat biar gak kedinginan

Setelah puas berfoto ditengah kabut, kami pun pulang. Sebenernya bukan karena sudah puas, tapi karena lapar! Hawa dingin membuat kami sering merasa lapar, padahal emang punya serombongan tuna wisma di perutnya.. hahaha..

Rencananya, pukul 11.30 kami akan meninggalkan rumah Bu Mulyadi. Karena, pukul 15.30, kereta yang akan membawa kami pulang ke Bandung berangkat dari stasiun Malang Kotabaru. Kami harus bergegas. Pada perjalanan pulang ini, Arif, anak bungsu dari Pak dan Bu Mulyadi ikut serta. Dia tampak lengket sekali dengan Dicky.

Sesampainya di Stasiun Malang Kotabaru, kami singgah dulu di kedai bakso malang. Penasaran, kalo makan baso Malang di Malangnya langsung rasanya kayak apa ya? 😛 Selesai makan, kami pamitan dengan keluarga Pak Mulyadi, berharap tahun 2011 kami dapat kembali lagi mengunjungi mereka.

Kereta Api Malabar Ekspress

Stasiun Malang Kotabaru

SEMOGA

Tamat