Category Archives: Trip to

My experience visiting new place or old place

Gili Trawangan

Papan Selamat Datang

Selamat datang di Gili Trawangan!

Saya termasuk orang yang kalo udah penasaran, pantang untuk gak cari tau sampe tuntas. Tapi dalam konteks positif ya, bukan gosip, apalagi fitness eh, fitnah 😀

Banyak orang udah pernah wisata ke Gili, saya belum. Gak terlalu interest, tapi koq ya penasaran juga pengen ke sana. Akhirnya, setelah riset sana sini dan setelah adanya ajakan dari Yuda, my partner-in-crime, saya pun memutuskan untuk, berangkat!!

How to get there?

Sebetulnya ini disengaja. Saya mengambil rute Jakarta – Bandara Internasional Husein Sastranegara, Bandung – Bandara Internasional Ngurah Rai, Denpasar – Padang Bai – Gili Trawangan – Bangsal – Senggigi – Bandara Internasional Lombok – Bandara Inernasional Soekarno-Hatta, Jakarta. Nampak ribet dan rumit? Sebetulnya malah lebih gampang, coba lihat peta.

First timer

Kenapa first timer? Karena hampir semua yang saya alami di perjalanan kali ini, pertama kali saya lakukan. Yang mana saja?

  • Bandara Internasional Husein Sastranegara, Bandung. 
  • Denpasar – Padang Bai (by travel)
  • Padang Bai – Gili (by fastboat) 
  • Gili – Bangsal (by kapal rakyat :p)
  • Bangsal – Senggigi (by taksi)
  • Senggigi – Bandara Internasional Lombok (by Damri)


What to do?

Yah, pulau segede uprit doang mah mau ngapain lagi? Nih listnya :

  • Berenang
  • Sunbathing
  • Snorkeling
  • Diving (kalo bisa)
  • Naek sepeda
  • Liat sunset
  • Nongkrong di cafe
  • Makan es krim
  • Naek cidomo
  • Island hopping pake kapal rakyat
  • Tidur? 😀
  • Gosip? 😀
  • Ngecengin bule bule ganteng? you name it 😀
Kenapa ngeliat sunrise gak termasuk list? Karena emang gak keliatan, tau tau udah tinggi aja tuh matahari. Sebelah timurnya Gili Trawangan itu Pulau Lombok dan ada Gunung Rinjani yang luar biasa indahnya itu, jadi lupakanlah sunrise! 
What to bring for Hijabers?
Well, kalo ngaku hijabers pastinya pengen selalu gaya kemana mana. Saya ketemu sama beberapa hijabers yang heboh banget gayanya. Sepertinya usahaaaa banget biar keliatan gaya. Ya, gapapa sih kalo isi travel bagnya masih muat. Baju yang dibawa berat berat dari rumah, masa gak dipake dan nampang difoto? :p Tapi, kalo boleh kasih masukan, you will definetely looks saltum ini here. It’s an island. People won’t care about what brand inside your outfit.
Oke, cukup. Masih mau tau listnya kan? Ini suggest dari saya :
  • Celana linen/katun/rayon and big NO for jeans!
  • Long sleeve shirt.
  • Burkini, buat renang, diving, snorkeling.
  • Dress katun/rayon.
  • Sendal jepit and say goodbye to heels!
  • Pashmina/Shawl untuk menghangatkan badan dan alas duduk di pantai saat berjemur. 😀
  • Kerudung – kerudung instant. dari bahan rajut tipis atau kaos. Bahan sutra crepe boleh dibawa dan dipake juga, tapi hati hati nyangkut dan terbang ya. 😉
  • Ciput ninja.
  • sunglasses
  • sunscreen
  • tas anyaman yang hip!
Sudah, cukup. Masih mau nambah? You will definitely needs a bigger luggage!
Yea, setelah cerita cerita, saatnya pamer foto! Semoga bisa menambah ngiler kamu kamu semua yaaa..
Happy holiday!
Saya, Yuda, Mba Harni
Sunset
Blue Sky and Blue Sea
siap siap nyebrang pake Kapal Rakyat 😀

Work Traveling : Padang (3)

Exploring Pantai Air Manis

Beach is always made me sooooooo alive.. I always love a blue sky holiday and Pantai Air Manis is didn’t disappointing me..
Batu Malin Kundang

Pantai Air Manis dan Pulau Kasih Tak Sampai 😀

it’s me 🙂

Sampah plastik di Pantai Air Manis 🙁

Kelapa Muda, don’t ever missed it!
This is my last story about work traveling to Padang at the end of October.
I’ll go for another blue sky holiday this month. Who’s with me? 😉

Work Traveling : Padang (2)

Yes!

Tulisan bagian 2 ini akan saya isi dengan info kuliner, bukan info kerjaan. Hehe..

Melalui Twitter, saya sempat menanyakan kepada teman-teman saya, “What to do in Padang?” Mereka bilang, wisata KULINER! Ahhaaa.. this is what i like about traveling, bagian icip icipnya ituuu..

Sebetulnya, saya hanya sempat mengunjungi 3 tempat makan yang paling direkomendasikan di Padang. Dua rumah makan yang khusus jualan nasi beserta lauknya dan satu restoran yang menjual light meal beserta es durian yang terkenal itu. Let’s see!

Rumah Makan Bernama

Menu paling enak di sini adalah ikan bakar, sate ayam, ayam pop, gulai kulit/kerecek dan pecel/gado gado. Paling istimewanya, ayam popnya gak berwarna putih seperti di RM. Sederhana dan pecelnya pake jantung pisang.

Lauk yang dihidangkan di RM. Bernama
My Favorite!

Memang betul semua yang saya sebutin tadi luar biasa enak, tapi saya punya penilaian tersendiri. Favorit saya adalah tumis campuran antara kentang, cabe hijau, paria, terong, ikan asin dan jengkol! Yumeeeehh sodara sodara! Menu ini baru pertama kalinya saya temuin dan sumpah, luar biasa enak. Saya sampe ngeces pas nulis ini dan liat gambarnya 😀
Rumah Makan Pagi Sore
Gak usah ditanya, ini rekomendasi dari banyak orang. Ayam gorengnya itu katanya paling uenak se-Padang. Saya jadi merasa tertantang.
ayam goreng
aneka lauk

Ayam goreng yang kami pesan sudah tersaji. Dan… Hooo? Ukurannya kecil bangeett… Ayam macam apa ini? Ini sih buat ngemil doang kayaknya. Ehtapi pas dimakan, enak! Bumbunya meresap banget itu ke dalam daging si ayam kecil itu. Gurih dan renyah.

Selain ayam goreng, saya nyoba sayur paku, tapi bukan paku beton atau paku kayu ya! Ini maksudnya tumbuhan jenis paku pakuan atau Pteridophyta. Gak susah nyari paku-pakuan di sini, kiri kanan dikelilingi gunung koq. Sayurannya direbus sampe empuk, trus pake kuah santan. Pas saya coba, rasanya dingin, plain, kurang garem dikit kayaknya. 
Sudah dua rumah makan yang saya kunjungi dan dua duanya terkenal dengan masakan enaknya. Satu pertanyaan menggelitik, kenapa saya gak nemu rendang daging sapi di situ ya?
        

Es Durian Ganti Nan Lamo

Beruntunglah Ira yang gak suka durian kali ini gak ikut. Pertama kali masuk restoran ini, bau duriannya langsung menyengat hidung. Saat itu baru pukul 10 pagi dan pengunjungnya hanya kami saja. 
Di buku menu tercantum banyak macam dari es durian yang ada di restoran itu. Daripada bingung milih, saya langsung tanya saja sama pramusajinya, “Mana menu favorit di sini?” Dia pun menunjuk ke salah satu gambar. Deal.
Es Durian
Buku Menu

Sebetulnya, rasa duriannya sih biasa aja ya.. Ya gimana sih rasa durian.. Hehe.. mungkin yang menjadikannya very popular adalah perpaduan yang ada di dalamnya. Macam es teler or es campur tapi versi Ganti Nan Lamo. Interesting dan enaaaaakkk.. Sluurrpphh..

Next time ke Padang lagi, makanan apa yang wajib saya coba?
To be continued…