lagi sedih

hari Selasa kemaren, bokapnya temen gue meninggal dunia.. gue jadi sedih. tapi jujur sedihnya bukan karena ngerasa kehilangan bokapnya temen gue itu, tapi sedih inget betapa gue juga akan mengalami hal yang sama, meninggal dunia. mengingat hal itu gue jadi mikir beberapa hal yang bikin gue tambah sedih lagi. sudah cukupkah amal sholeh yang gue punya untuk bekal bertemu dengan Sang Khalik nanti? bisakah gue menjawab pertanyaan malaikat ketika gue di alam kubur nanti?

ummm..gue sedikit inget sama tausyiahnya ustadz beberapa minggu lalu. katanya, jika kita mengetahui suatu keburukan yang diperbuat oleh seseorang, maka kita harus mengingatkan orang tersebut untuk kembali ke jalan yang benar, ke pedoman hidup kita, al-quran dan as-sunah. jika tidak kita peringatkan, maka kita berdosa. duuh.. ini yang bikin gue bingung. gue udah pernah liat atau tau bahwa seseorang berbuat salah atau keburukan, tapi yang bikin gue sedih adalah gue ga bisa berbuat apa-apa untuk memperbaikinya atau mencegahnya sekalipun. gue takut sebenernya, takut dianggap sok suci, sok tau, sok pinter dan beribu ribu kata lainnya. hhhh.. bener apa kata ustadz, jalan dakwah memang tidak mudah, terjal dan berliku. Gimana jaman Rasul dulu yah? pasti lebih berat dari jaman sekarang..

gue cuman bisa berdoa, mudah-mudahan kita semua dibukakan hati seluas-luasnya, selapang-lapangnya, untuk bisa menerima masukan, kritik dari orang lain, yang insyaAllah baik bagi diri kita. mudah-mudahan Allah memberi hidayah bagi kita smua untuk kembali ke jalan yang diridhoiNya. mudah-mudahan kita senantiasa dituntun Allah untuk menjalankan Islam secara kaffah, tidak parsial. mudah-mudahan kita bisa menjawab pertanyaan malaikat kubur nanti. mudah-mudahan bekal kita cukup ketika kita dipanggil menghadapNya. Amiiiiiin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *