Pekerjaan Impian

Pada suatu malam, ada yang bilang gini ke saya, “Ceu, anak saya tanya, gimana sih caranya biar bisa kerja kayak Ceu Dewi? Kayaknya kerjanya enak banget dan kelihatan happy terus.” Jeng jeng jeeeeeng..

Kaget tapi seneng, itu reaksi awal saya denger pertanyaan sekaligus pernyataan tersebut. Kagetnya adalah, ada lho orang yang perhatiin saya. Senengnya, saya sedikit banyak sudah menjadi ‘mimpi’ bagi seseorang.

Gak mudah menjawab dan menjelaskan mengapa saya sekarang terlihat kerjanya enak dan happy terus. Karena saya juga masih sering bete dan stress di saat saat tertentu. Perjalanan menuju Ceu Dewi yang sekarang ini adalah proses panjang sebuah pembelajaran tentang kehidupan dan pekerjaan. Oke, saya akan bercerita sedikit boleh, ya?

Saya percaya hidup adalah pilihan. Kamu yang sekarang adalah apa yang kamu pilih bertahun tahun lalu. Banyak keputusan yang baik, banyak juga yang kurang baik. Dan saya tidak pernah menyesal justru amat sangat mensyukurinya. Justru karena saya berani memutuskan itulah yang membentuk saya hingga terlatih menjadi saya yg sekarang ini.

Lalu apa? Pepatah memang tak pernah salah. Cintai apa yang kau kerjakan dan kerjakan apa yang kau cintai. Walaupun porsi saya memang masih banyak pada cintai apa yang kau kerjakan sih ya, tapi saya mensyukuri dan menikmatinya. Amat gak nyangka juga bahwa dengan mencintai apa yang saya kerjakan menjadikannya mimpinya seseorang yang bahkan diri saya sendiri tak pernah memimpikannya. 

Teman, jangan pernah berhenti bermimpi dan teruslah cintai apa yang kamu kerjakan. Kamu gak akan pernah tau kemana mimpi dan cinta itu akan membawamu.