Review-ing Me

It’s December already, i’m still the same old me..

Melihat postingan 10 bulan kebelakang di tahun 2013, saya mendapati blog saya sepi. Jauh dari keriuhan yang biasanya saya bagi kepada para pembaca setia. Saya mohon maaf, tahun 2013 ini saya sangat tidak produktif menulis. Padahal di tahun ini, pertama kalinya saya bisa melaksanakan event di tempat sekelas Jakarta Convention Centre. Bagi orang yang lama berkecimpung di dunia EO, hal ini biasa. Buat saya ini luar biasa. Kemudian saya merasa diri saya keren! Hehehe..

Kemarin, saya menyempatkan diri ke toko buku, untuk melihat apa yang sudah saya lewatkan selama ini. Saya melihat rak buku “Recomended” tidak lagi diisi dengan buku buku bertemakan hijab. Sepertinya tren itu sudah lewat. Ya iyalah, berhijab itu bukan tren, tapi kewajiban. Dan publik juga sepertinya sedikit bosan dan merasa buku buku tentang hijab itu sudah overrated, terlalu mainstream. Belum ada terobosan baru sampai saat ini.

Kemudian saya mampir di sebuah rak yang memajang buku buku tentang pengembangan diri. Tertarik dengan nama penulis yang terpampang di sampul buku, saya pun kemudian memboyongnya pulang ke rumah. Membaca isinya kemudian membuat saya mikir dan termenung lama. OH, ternyata saya sudah melewatkan banyak waktu dan belum berkontribusi apapun! Saya sedih, merasa hidup ini tidak ada artinya. Lebay.. Hahaha..

Saya lalu membaca timeline di semua akun social media yang saya punya. Tahun ini sebetulnya penuh warna, hanya saya saja yang tidak bersyukur dan kurang menikmatinya. Sepertinya saya terlalu tegang dan serius menghadapi tahun ini, terlihat dari wajah saya yang selalu nampak jelek setiap saya menatap cermin.

Tahun 2014 memang kurang dari 30 hari lagi, tapi saya sudah punya resolusi yang ingin segera saya realisasikan. Target di 2014 harus saya tuliskan dengan jelas, agar saya bersemangat untuk mencapainya. Semoga anda juga begitu.